Skip to content

Mengonfigurasi Workspace dan Datastore

Sebelum Anda dapat menghubungkan tabel database atau mengunggah Shapefile/GeoPackage untuk membuat layer, Anda harus mendefinisikan Workspace (untuk mengelola aset Anda) dan Datastore (untuk menghubungkan koneksi database).


1. Membuat Workspace

Workspace bertindak sebagai namespace untuk mengelompokkan dataset, layer, dan peta Anda secara logis.

  1. Buka menu Workspaces di bilah menu samping.
  2. Klik tombol Create New Workspace.
  3. Pada dialog modal:
    • Workspace Name: Masukkan nama unik (spasi akan diubah menjadi garis bawah secara otomatis, dan karakter khusus akan dihapus).
    • Description: Tambahkan deskripsi singkat tentang workspace ini (contoh: workspace_produksi).
  4. Klik Create Workspace untuk menyimpan.

2. Mendaftarkan Datastore

Datastore menyimpan properti koneksi ke database geospasial (seperti instans PostgreSQL dengan fitur PostGIS) tempat tabel layer disimpan.

  1. Buka menu Datastores di bilah menu samping.
  2. Klik tombol Create New Datastore.
  3. Pada dialog:
    • Name: Nama deskriptif untuk datastore (contoh: Database GIS Utama).
    • Description: Detail informasi mengenai server database.
    • Workspace: Tentukan Workspace untuk Datastore ini.
    • Enabled: Pastikan switch aktif agar datastore dapat digunakan saat pembuatan layer.
  4. Klik Create untuk menginisialisasi profil datastore.

3. Mengonfigurasi Koneksi PostGIS

Setelah profil datastore dibuat, Anda harus menentukan kredensial server database yang sebenarnya:

  1. Temukan datastore baru Anda di Daftar Datastore.
  2. Klik tombol tindakan Config atau PostGIS Configuration di sebelahnya.
  3. Isi kredensial koneksi:
    • Host: Hostname server database atau alamat IP (contoh: localhost atau 12.34.56.78).
    • Port: Port database (bawaannya adalah 5432 untuk PostgreSQL).
    • Database Name: Nama database Anda (contoh: osmap_spatial).
    • Schema Name: Skema database (bawaannya adalah public).
    • Username: Peran pengguna database.
    • Password: Kata sandi untuk pengguna database.
    • SSL Mode: Protokol koneksi SSL (pilihan: disable, require, verify-ca, verify-full).
  4. Klik Create Configuration (atau Update Configuration).
  5. Sistem akan menguji koneksi. Jika berhasil, Anda sekarang dapat menggunakan datastore ini saat membuat atau mengimpor layer.